Tester Insulasi

Mengapa uji insulasi diperlukan?

Semua konduktor beraliran listrik pada peralatan dan instalasi listrik harus diinsulasi untuk mencegah bahaya sengatan listrik akibat kontak tak disengaja, risiko kebakaran akibat hubungan pendek, serta kerusakan peralatan. Selain itu, tahanan insulasi yang rendah pada instalasi dapat menyebabkan arus kebocoran, sehingga terjadi pemborosan energi yang meningkatkan biaya operasional.

Tegangan sirkuit nominal(V) Tegangan uji
V DC
tahanan insulasi
(Mohms)
SELV dan tegangan ekstra rendah fungsional, jika rangkaian disuplai dari transformator insulasi pengaman
(SELV:Safety Extra-Low Voltage (Tegangan Ekstra Rendah Pengaman))
250 >0,25
Hingga dan termasuk 500V kecuali kasus-kasus di atas 500 >0,5
Di atas 500V 1000 >1,0

Nilai minimum tahanan insulasi berdasarkan IEC364-6-61 TABEL 61A

Tahanan insulasi harus diperiksa dengan menerapkan tegangan yang lebih tinggi pada peralatan atau instalasi dibandingkan dengan tegangan kerja normalnya, karena tahanan insulasi cenderung lebih rendah pada tegangan tinggi dibandingkan pada tegangan rendah. Tester tahanan insulasi KYORITSU memungkinkan pengukuran pada tegangan uji tinggi.

Pengujian berkala juga penting untuk memastikan bahwa insulasi pada instalasi atau peralatan tidak mengalami degradasi. Benda asing serta faktor mekanis, seperti keausan atau kerusakan, dapat menurunkan tahanan insulasi. Pengujian rutin dan pencatatan data dapat membantu mendeteksi kemungkinan kerusakan pada insulasi.

Metode Pengujian Insulasi

ダミーイメージ
A-Antar konduktor beraliran listrik
B-Antara konduktor beraliran listrik dan tanah
  • Pengukuran tahanan insulasi antar konduktor beraliran listrik (A)
    Sebelum pengujian, pastikan sirkuit atau bagian instalasi yang akan diuji telah dilepas dari sumber listrik dan tidak dalam keadaan beraliran listrik.Periksa juga hal-hal berikut: titik instalasi yang akan diperiksa tidak dalam keadaan terbuka akibat adanya peralatan lain yang terpasang, beban yang tersambung dengan beban tetap dan stopkontak, telah dilepas dari sumber jaringan listrik, kumparan relai, lampu neon, dll. tidak menyebabkan kontinuitas antar konduktor. Rangkaian atau komponen yang berpotensi rusak akibat tegangan uji insulasi harus dilepas dari sirkuit yang diuji.Jika tidak dapat dilepas, metode pengujian alternatif adalah dengan mengukur tahanan insulasi antara konduktor beraliran listrik dan tanah.
  • Pengukuran tahanan insulasi antara konduktor bertegangan dan tanah (B)
    Pengujian harus dilakukan dengan memastikan bahwa peralatan selalu dalam keadaan tidak tersambung, yaitu dengan sakelar utama dalam posisi terbuka, sehingga terputus dari pasokan utama. Terminal tanah harus dihubungkan ke tanah, dan terminal jalur harus dihubungkan ke satu atau beberapa konduktor beraliran listrik. Jika terjadi kerusakan insulasi atau jika instalasi listrik dalam ruangan tidak terinsulasi sebagian atau seluruhnya, berbagai bahaya listrik dapat diantisipasi.

    Sebagai contoh;
    Arus kebocoran yang membahayakan tubuh manusia dapat terjadi, terutama pada peralatan dengan tanah yang buruk, sehingga tidak terlindungi dengan baik terhadap perbedaan potensial.
    Konduktor yang terlalu panas akibat kebocoran arus atau pelepasan muatan mikroskopis dapat menyebabkan hubungan pendek atau kebakaran.
    RCD akan mengalami trip, yang berpotensi merusak peralatan dan juga menyebabkan hubungan pendek serta kebakaran.(rho)

    Meter penjepit kebocoran khusus Kyoritsu Model 2412, 2413F, 2431, 2432, 2433, 2433R, dan 2434 akan sangat membantu dalam mengidentifikasi kemungkinan penyebab kecelakaan tersebut..